Sertifikat kursus sering dianggap sebagai pelengkap CV, namun sebenarnya memiliki peran yang lebih besar dalam proses rekrutmen. Sertifikat menunjukkan bahwa kandidat memiliki inisiatif untuk terus mengembangkan diri di luar pendidikan formal yang ditempuh.
Bagi perusahaan, sertifikat dari lembaga yang kredibel juga menjadi indikator awal bahwa kandidat telah memiliki pemahaman dasar di bidang tertentu, sehingga dapat mempersingkat waktu pelatihan internal setelah diterima kerja.
Namun, sertifikat akan lebih bermakna jika disertai dengan portofolio atau hasil kerja nyata selama mengikuti program. Kombinasi antara sertifikat dan bukti kompetensi praktis inilah yang biasanya menjadi pertimbangan utama tim HR dalam menyaring kandidat.